Jumat, 19 Mei 2017

[APC] Emak - Emak VS Anak Sekolah Perokok

Halo semua, akhirnya kita ketemu lagi, Ada yang kangen sama cerita runa gak? kayaknya engga ada haha. Beberapa minggu yang lalu aku disarankan oleh HRD ku untuk meneruskan hobi menulisku, kalimat yang masih aku ingat adalah :

"Jangan biarkan rutinitas kerjamu mematikan kreativitasmu"
Benar-benar quote yang daebak.

Oke kali ini aku akan mencoba untuk mengumpulkan niat untuk rajin nulis blog lagi, doakan aku ya teman-teman. Aku awali comebak-ku dengan meluncurkan sebuah rubrik yang berjudul "Angkot Punya Cerita" aku singkat APC. Aku adalah fans berat angkutan umum, alasannya cuma satu, aku gabisa naik motor haha tolong jangan ketawa haha. Dalam rubrik ini aku akan bercerita tentang hal-hal yang terjadi di angkutan umum dan layak aku bagikan. Untuk lebih jelasnya, nanti aku ulas di tulisan yang berbeda yah. Kita awali dengan episode perdana ini. Selamat membaca :)
---------

[Angkot Punya Cerita]
Episode 1: Emak-Emak VS Anak Sekolah Perokok Di Dalam Angkot

Sabtu, 13 Mei 2017
Hari itu aku naik angkot, pas masuk angkot aku dapet tempat duduk di belakang anak ber- seragam SMA berjumlah 3 orang yang sedang kebul kebul (baca : merokok). 
Pas duduk aku reflek bilang :
"Rokok'e loo" (setengah marah, reflek soalnya emang sebel, mana yang ngrokok masih piyik)

Gambar Hanya Ilustrasi, Source Gambar : http://www.express.co.uk

Tapi anak sekolah tadi tidak mematikan rokoknya, malah tetap asik kebul kebul. Dalam hati aku kesal dan sepanjang jalan aku menutup hidung dengan masker, Alhamdulillah bawa masker. Heran kenapa masih ada yang suka ngerokok di dalam angkutan umum. kalo diluar ruang mungkin gak masalah, tapi kalo di dalam angkot? Pasti bikin kesal apalagi didalam angkot ada banyak orang, mayoritas ibu ibu dan ada yang bawa anak.

Kemudian setengah perjalanan, ada emak emak di belakangku yang mulai panas.
Emak 1: lho, jebule cah sekolah to kui (lho, ternyata anak sekolah ya itu) *sambil nunjuk depan.
Emak 2, disusul emak 3 : Ah sudah biasa, cah sekolah saiki ngono (anak sekolah sekarang begitu)
Emak 1 : Nek aku dadi gurune wis tak kei SP 1 (kalo aku jadi gurunya sudah aku kasih SP 1) 
Emak 2 : Cah sekolah durung Iso golek duit dewe kok udut (anak sekolah, belom bisa cari uang sendiri kok ngrokok)
Aku : *menyeringai di balik masker, tertawa jahat di dalam hati* 

Tapi, walaupun udah di bully sama emak emak di dalam angkot, anak sekolah tadi masih tetep kebul kebul. Wqwqwq wis Angel tenan dikandanane. Akhirnya, anak anak sekolah tadi turun karena sudah sampai sekolahnya.

Kemudian emak 1 nyeletuk lagi,
Emak 1 : Oalah, sekolah kene to (Oalah, sekolah disini ya)
Kebetulan saat anak tadi turun, aku juga ikut turun karena sudah sampai tujuan juga. 

Pesan :
Kalau diantara kalian adalah perokok, boleh boleh aja merokok, itu hak kalian, tapi tolong merokoklah di tempat yang tepat ya. Jangan di angkutan umum, Itu tempat umum dan kadang pengap, kasian orang-orang yang gak ngerokok terkena asap rokok kalian. Buat anak sekolah yang masih piyik, kalo bisa jangan ngerokok atau ikutan temennya ngerokok ya.

*Kisah ini berdasarkan dari pengalaman pribadi

0 Comments
Komentar

0 comments:

Posting Komentar

Haloo pembaca setia Cerita Runa, terimakasih atas waktunya telah membaca blog Runa. Buat yang pengen kasih masukan atau komentar, silahkan tulis di kolom komentar ini, dimohon memakai bahasa yang sopan yaa hehe.

Salam Cerita Runa :)

Fanpage Cerita Runa
×