Sabtu, 08 Februari 2014

Review film THE FLU - Haruskah kita egois?

Judul Film : THE FLU
Tahun rilis : 2013
Genre : medical disaster movie, drama

Peringatan : SPOILER ALERT 

Halooo kembali lagi di cerita runa. kali ini aku bakal nge-review film yang baru aku tonton tadi malem. film ini di rekomendasikan sama temenku, katanya sih bagus, akhirnya kemaren ke kampus buat download film ini, kenapa di kampus? karena disana speed downloadnya lumayan, daripada lu manyun. haha

Film ini ceritanya tentang penyebaran virus flu burung berbahaya yang sangat cepat dan mengacaukan kota bundang di korea. virus tersebut diduga datang dari kontainer yang berisi imigran gelap dari filipina kalo gak salah, trus salah satu orang disana ada yang lagi sakit, pas udah sampe korea, kontainer itu dibuka oleh petugas imigran gelap dan ternyata satu kontainer tertular virus flu yang ditimbulkan orang tadi, semua mati, kecuali satu orang, namanya moon sai. dia masih hidup tapi sudah terkena virus flu. Handphone salah satu petugas tadi jatuh di kumpulan orang -orang yang terinfeksi tadi, dan dia pun mengambil handphone itu. Tiba - tiba petugas tadi mengalami flu dan langsung ke apotik, ternyata dia terinfeksi abis dari kontainer sana,  disana dia batuk - batuk dan seketika menulari orang - orang yang ada disana. dan tak lama kemudian VIRUS FLU ITU MENYEBAR SAMPE SATU KOTA.

Imigran yang selamat tadi dibawa oleh dua orang petugas tadi. Pas diperjalanan,moon sai kabur, nah ini udah mulai konflik, yang KENA VIRUS aja kabur, gimana nasib masyarakat lain kan? apa dia bakal nularin orang? tapi dia sembunyi ke suatu tempat biar gak nularin orang. suatu hari, ia ditemukan oleh mi reu, gadis kecil, dia anaknya dokter in hae, siapakah dia?

oke.. jadi gini :

----
Di awal cerita film itu, ada regu penyelamat yang sedang menyelamatkan korban kecelakan. salah satu anggota regu itu bernama kang ji goo, sumpah dia ganteng dan kece banget ahha. trus yang diselametin itu namanya in hae, dia seorang dokter. pas ini, kayaknya ji goo jatuh cinta deh sama in hae haha. Lalu In hae menemui  ji goo setelah kecelakaan karena tasnya dia masih di lokasi kecelakaan, akhirnya ji goo ngambilin tasnya buat dia (apasih yang gak buat dia), padahal lokasinya berbahaya. pas udah nemuin tasnya, handphonenya in hae bunyi dan diangkat oleh ji goo ternyata yang nelpon adalah anaknya in hae, namanya mi reu. Akhirnya ji goo mengembalikan tasnya ke mi reu. nah udah kenal kan sama tokoh - toko utamanya?

lanjutin yang tadi ya?
suatu hari, mi reu tidak sengaja bertemu dengan imigran gelap yang masih hidup tadi, moon sai melarang mi reu untuk dekat  - dekat dengannya karena dia gak mau nularin anak kecil itu. Tapi mi reu malah mendekatinya dan memberi makan, tiba - tiba moon sai  batuk batuk dan mi reu kasian sama dia, akhirnya dia minta bantuan ji goo untuk menolongnya, tapi pas dateng ke tempat tadi, moon sai  udah ilang. Mireu memaksa ji goo untuk membantu mencarinya, tiba - tiba mi reu juga batuk - batuk, wah gawat kan ini? jangan - jangan dia kena flu burung itu?

Para dokter dan pemerintah mengadakan rapat tentang permasalahan penyebaran virus ini, virus ini belum ada obatnya. lalu mereka sepakat untuk mengisolasi kota bundang dan melarang orang - orang tersebut keluar dari kota bundang biar gak nularin ke kota lain. mereka dimasukkan kedalam barak dan diperiksa, apakah mereka terkena flu tersebut atau tidak. dan kemudian mereka akan dipisahkan ke tempat yang berbeda biar gak nular. Gejala jika terkena flu burung adalah, mereka batuk  - batuk, dan terdapat bintik - bintik merah di badan. In hae dan mi reu mengantri untuk di tes, tiba - tiba in hae melihat bintik - bintik merah di badan mi reu. In hae yang merupakan seorang dokter tau bahwa itu artinya mi reu kena virus tersebut. Tapi karena in hae sayang banget sama mi reu, dia mencari cara agar mi reu lolos dari pemeriksaan dan tidak terpisah darinya. Hal yang dilakukan in hae itu membahayakan semua orang, kalo mi reu di campurin ke tempat orang-orang yg ga keinfeksi, bisa aja mereka akan tertular kemudian. Tapi yah, namanya juga seorang ibu yang sayang banget sama anaknya. Tapi akhirnya ketauan, para petugas barak mencari mi reu karena dianggap membahayakan. 

Sebenarnya virus tadi bisa disembuhkan jika para dokter berhasil membuat antibodi, mereka dapat membuat antibodi jika mengambil sample darah orang berhasil kabur dari kontainer tadi (moon sai ) dan kemudian mereka membuat serum. secara diam - diam, in hae menyuntikkan serum tadi ke tubuh mi reu, beberapa lama kemudian para petugas menemukannya dan membawa mi reu ketempat orang - orang yg terinfeksi, yaitu tempat pembakaran. Iya, tempat pembakaran T.T

Suasana barak semakin ricuh, karena mereka merasa ditelantarkan, dan mereka yang terkena virus flu burung tadi di tempatkan di tempat khusus dan kemudian DIBAKAR MASAL! ji goo yang tau bahwa mi reu akan sembuh dari virus itu pun mencari mireu ke tempat pembakaran tadi, sumpah pas bagian ini nyeremin banget, orang orang yang kena infeksi di bungkus pake plastik, ditempatin di tempat luas dan DIBAKAR DISANA. gilaaak!


akhirnya ji goo menemukan mi reu di tumpukan manusia - manusia tadi dan membawanya pergi. Mireu ternyata bisa SEMBUH! dia sembuh dari flu burung tadi karena abis di suntik pake antiobodi yang dibuat tadi. ji goo mengabari in hae kalo mi reu sembuh, itu artinya flu burung bisa diatasi. Namun pihak pemerintah ada yang gak setuju apa gimana gitu, sampe adu mulut, disana juga ada presiden yang mengambil beberapa keputusan yang dianggap melanggar, tapi aku salut banget sama dia, dia sangat peduli sama warganya, sweet.

Orang - orang yang gak kena virus protes sama petugas, kenapa mereka masih di dalam barak padahal mereka  bersih dari virus, akhirnya mereka demo dan menuju ke perbatasan agar di selamatkan oleh pemerintah, mereka kayak di telantarkan gitu deh pokoknya. Tapi jika ada orang yang melewati batas itu akan di tembak oleh tentara yang berjaga di perbatasan, presiden gak terima, mereka aja gak salah kok di tembak, terjadi ricuh terus lah pokoknya di tempat rapat. 



Paling nyesek tu bagian ini, mi reu lari dan ingin memeluk ibunya yang lari dari arah berlawanan untuk ke perbatasan, dan akhirnya in hae di tembak oleh tentara, abis di tembak, mi reu menghalangi ibunya biar gak di tembak lagi, sedih banget pokoknya. pas ini sampe nangis huhu. aktingnya mi reu keren banget lah pokoknya. akhirnya mereka berhenti menembak dan ada orang yang melaporkan bahwa mi reu telah sembuh dari flu burung, itu karena dia telah disuntikkan antibodi oleh ibunya tadi. Kemudian mi reu dibawa untuk pemeriksaan medis dan jika antibodi itu bekerja dengan baik, antibodi tersebut akan di produksi dalam jumlah besar untuk menyelamatkan yang lain.

 




Oh iya, pejuangan ji goo untuk menyelamatkan mi reu demi in hae bikin aku klepek - klepek. haha jiwa pemberaninya itu keren banget, seharusnya semua pria kaya gitu, berani bertindak dan melindungi orang yang disayang. hehe.

Menurut aku, film ini keren banget. dari awal sampe akhir bikin tegang, bikin emosi naik turun, kadang - kadang geregetan sama pemeerintah yang semena - mena atau pihak - pihak lain yang bersikap seenaknya tanpa memperhatikan orang disekitarnya. Pesan yang dapat diambil dari sini itu, ya kita gak boleh egois, jangan mentingin kepentingan sendiri, tapi mentingin orang lain juga apalagi yang membutuhkan. 

Pokoknya film ini keren banget deh! kalian kudu nonton! recommended :)))

mau nonton trailernya dulu juga boleh :




NB : maaf kalo ada kesalahan di postingan ini hehe. oh iya, abis baca review ni, tolong di kasih komen dong yaaa, jangan jadi silent reader hehe, thankyouu! 

2 Comments
Komentar

2 comments:

Blogwalking mengatakan...

Wah oke punya nih film.. wajib nnton nih, nice post...

RUNA 'Fahrunnisa' mengatakan...

yuhuu wajib di tonton! :D

Posting Komentar

Haloo pembaca setia Cerita Runa, terimakasih atas waktunya telah membaca blog Runa. Buat yang pengen kasih masukan atau komentar, silahkan tulis di kolom komentar ini, dimohon memakai bahasa yang sopan yaa hehe.

Salam Cerita Runa :)

Fanpage Cerita Runa
×