Jumat, 02 Agustus 2013

Runa, bakul film tanpa tanda jasa


Yuhuuu!

Balik lagi di cerita runa yang super kece dan cetaar syalalalala icik icik ehem ... #abaikan. Tak terasa kita udah memasuki bulan agustus, bulan dimana indonesia MERDEKA dan di bulan agustus juga, kita akan bertemu dengan HARI RAYA IDUL FITRI. horeeeee, hari yang paling aku tunggu - tunggu. soalnya moment lebaran itu pas banget buat.......dapetin THR. oke. 

Oh iya, bulan agustus juga bulan dimana aku mulai liburan, sebenernya liburanku itu sejak bulan Juli, tapi karena bulan juli aku ada PKL (bukan pedagang kaki lima loh ya). PKL ini sejenis magang / latian kerja gicuu, kemarin aku magang di technosindo, asik banget sumpah magang disana. Banyak banget pengalaman dan ilmu yang aku dapet setelah magang disana. tapi.. semuanya telah berakhir, maaf kita akhiri saja semua ini, lebih baik kita putus aja demi kebaikan kita ya runa, *mulai halusinasi lagi*. Yang terakhir abaikan aja, karna magang disana itu ENAK dan bermanfaat. Asik.

Okeee back to the topic, emm judul ceritaku kali ini adalah "runa, bakul film tanpa tanda jasa". emmm, karena aku ini seorang movie freak, pecandu film, penggila film, fans berat film, movie hunter yaahh pokoknya itu deh. Aku suka banget nonton film, tapi gak di bioskop. Kenapa? karena bagiku nonton film di bioskop itu buang - buang duit, buat nonton satu film aja kita disuruh bayar sekitar 40 - 50 ribu, tuh uang mending ditabung buat beli kuota internet dan bisa donlot beberapa film looh. think smart ala runa kece. Tapi selain alasan "karena mahal" ada juga satu alasan kenapa aku jarang nonton di bioskop. emm... karena.. emm .. gggu....guee.. jom..jomb... yah itu deh pokoknya. *nangis di pojokan sambil shower-an*

Fanpage Cerita Runa
×